Hello readers
Postingan kali ini aku Cuma mau nge-share tentang Teka-teki
buat kamu yang hobi menganalisis. Beberapa Teka-Teki yang aku dapet dari internet udah aku ubah sedikit jadi
bakal lebih seru menganalisisnya.
Langsung simak aja…
Kasus pertama
5 April, 2010. Sherlock Holmes menghadiri pesta kebun Watson
di kediamannya di London. Karena hujan sangat deras, pesta kebun itu ditunda.
Satu per satu tamu pesta tersebut berteduh dalam rumah. Tepat jam 10 siang
hujan berhenti dan semua kembali melanjutkan pesta kebun.
Sayangnya pesta kembali terusik oleh ditemukannya mayat di
kebun. Setelah hasil otopsi ditentukan bahwa kematian korban 22 jam sebelumnya.
Ini hasil interview 4 orang yang dicurigai sebagai tersangka
utama:
Orang ke-1: “Saya sedang makan siang dengan pacar saya
kemarin di Mc Donald saat kejadian”
Orang ke-2: “Maaf saya baru pulang dari Austria kemarin
sore”
Orang ke-3: “Seperti biasa saya menjemput anak saya pulang
dari sekolah pada jam tersebut”
Orang ke-4: “Saya seharian di RS karena pacar saya sakit
Siapakah pelakunya
Kasus kedua
Disuatu kota yang aman, tiba-tiba terjadi kasus pembunuhan
di rumah mewah. Seorang pecinta kode bernama Domain(22 tahun) tewas dengan dua
tusukan dibadannya. Kejadian pada pukul 22.00 dan tidak ditemukan senjata yang
digunakan untuk membunuh korban. Sang korban sempat meninggalkan pesan kematian
berupa kode. Kode tersebut tidak dimengerti kerabat maupun para polisi.
Kode tersebut yaitu:
VJ17O3U
-2
dari semuanya
Terdapat tiga orang yang diduga sebagai pelakunya.
1. Andrew (21 tahun). Pada waktu kejadian ia berada di hotel Lawn sendirian menonton tv.
2. Casey (18 tahun). Pada waktu kejadian, sedang tidur di rumahnya
3. Thomas (20 tahun). Pada waktu kejadian sedang membuat skripsi di kosnya
1. Andrew (21 tahun). Pada waktu kejadian ia berada di hotel Lawn sendirian menonton tv.
2. Casey (18 tahun). Pada waktu kejadian, sedang tidur di rumahnya
3. Thomas (20 tahun). Pada waktu kejadian sedang membuat skripsi di kosnya
Sherlock Holmes yang dipanggil polisi dapat langsung
memecahkannya, Siapa pelakunya?
Kasus ketiga
Di kota A terjadi sebuah pembunuhan terhadap seorang
pengusaha kaya yang berasal dari Jerman. Dia ditemukan tewas mengenaskan dan
ditangannya terdapat secarik kertas bertuliskan “SECOND ASDFGHJK” dan tulisan
“QWERTY” dan Tulisan “FIRST V”
Setelah diselidiki, ada beberapa orang yang dicurigai
sebagai pelaku
1. Vatovsky: Orang Rusia sebagai penasihat keuangan sang
pengusaha
2. Jell: Orang Jerman anak pengusaha
3. Vlandimir: Orang Rusia sebagai penerjemah bahasa
pengusaha
4. Jlizk: Orang Rusia sebagai chef sang pengusaha
Kasus keempat
Sherlock Holmes dimintai tolong oleh pengusaha Prancis untuk
menyelidiki kasus pencurian uang. Pengusaha berkata “Saya baru pulang dari
urusan bisnis. Saya memberikan amplop berisi uang ke sopir saya untuk menaruh
di meja saya di ruangan pribadi saya. Ketika saya masuk ke ruangan pribadi saya
15 menit kemudian, saya terkejut melihat amplop tersebut kosong. Entah siapa
yang mencurinya, tapi bila ada orang asing masuk ke rumah, pasti anjing saya
sudah menggonggong dengan keras. Sherlock Holmes mencurigai pasti perbuatan
orang dalam. Lalu ia menanyai satu per satu orang yang ada di rumah mewah
tersebut.
Billy sang sopir: “Saya yang pertama membawa amplop itu. Lalu
saya taruh di atas meja di Ruang pribadinya
Tomy sang tukang bersih-bersih: “Saya melihat amplop itu di
atas meja. Saya merasa amplop itu sangat penting tapi tidak tahu isinya. Karena
itu saya selipkan amplop itu di sebuah buku antara halaman 185 dan 186”
Yola sekertaris pribadi sang pengusaha: “Hawa rumah sangat
panas, makanya saya nyalakan pendingin ruangan yang ada di dalam ruang
pribadinya. Saya melihat amplop itu jatuh di bawah meja. Ketika saya lihat
isinya kosong
Sherlock holmes langsung bisa menebak siapa yang sebenarnya
berbohong yang tak lain adalah pelakunya. Siapakah dia…?
Kasus kelima
Holmes sedang menyelidiki di TKP kasus kematian seseorang. Dugaan sementara orang tersebut mati bunuh diri, karena ditemukan menggantung diri dengan ditemukan bukti lain berupa surat wasiat. Orang itu hanya memiliki ayah, ibunya sudah meninggal. Dan kebetulan ayahnya ada di sini. Dari keterangan ayahnya dikatakan bahwa itu adalah tulisan anaknya.
Surat itu berbunyi:
Salamku buat ayah
Waktuku tiba untuk "die"
Emang dunia penuh angkara
Enggak, aku gak bisa bersikap tegar
Titik darahku sudah habis, untuk mengakhiri riwayat
Namun si detektif tetap curiga. Sepertinya kasus pembunuhan. Setelah dilacak ada 4 tersangka mempunyai alasan kuat untuk membunuh korban
1. Carl Sweetheart, memiliki utang banyak kepada korban
2. Tisa, pacar korban yang memiliki masalah dengan korban
3. Pemilik kontrakan dengan panggilan Big Vig. Korban menunggak bayaran kontrakannya
4. Si ayah, yang sering mabuk-mabukan dan berjudi
Holmes kembali melihat isi surat. Sepertinya kuncinya ada di surat wasiat korban. Korban dipaksa menulis surat wasiat sebelum dibunuh oleh seseorang. Namun korban tidaklah bodoh. Diam-diam dia menyelipkan kata kunci untuk menunjukan siapa pelakunya.
Setelah diteliti lagi, tiba-tiba mata Holmes terbelalak. Siapa pembunuhnya?
Kasus keenam
Seorang pencuri profesional, melakukan aksinya di sebuah hotel yang sedang melakukan pameran. Dalam aksinya, ia selalu meninggalkan kartu remi King (K) untuk menandakan bahwa dilakukan oleh orang yang sama. Pada aksi kali ini, ternyata bukan hanya kartu remi yang ia tinggalkan, tapi juga sepucuk surat. Polisi pun memanggil Sherlock Holmes untuk menyelidiki kasus ini. Holmes pun membaca surat yang ditinggalkan pelaku.
"Aku adalah pencuri profesional yang selama ini kalian cari, memang tidak biasa aku meninggalkan sepucuk surat begini. tapi di surat ini aku menyatakan bahwa aku akan pensiun. Dua minggu lagi aku akan melaksanakan pencurian besar-besaran di suatu tempat. Aku ingin ada yang menghalangi aksiku. Aku akan memberi tahu di mana tapi itu tidak gratis
Aku akan memberitahu sebuah kodenya:
12151407151204041514
kuberi kalian clue: buang benda berharga disana
Selain itu aku memasang bom mekanik di sana, untuk menjinakannya kalian harus memasukan kode yaitu: benda yang telah kalian buang di atas
Dimana pencuri tersebut melakunan aksi berikutnya dan apa kode bomnya?
Kasus ketujuh
Sherlock Holmes kembali mendapat kasus terbunuhnya ahli kimia dari jerman pada saat pesta kebun di rumah Watson. Korban tertikan di perutnya, namun korban sempat meninggalkan Dying Message berupa angka 47. Setelah berbagai introgasi, ditetapkan 3 tersangka:
Orang 1, seorang juru masak pesta yang terampil menggunakan pisau, dia mengaku berada di dapur sepanjang hari
Orang 2: teman dekat korban, berpakaian rapih, dan memakai setelan jas warna perak, dia mengaku sedang bersantai sambil mengitari rumah
Orang 3: akuntan si ahli kimia, berpakaian tuxedo hitam, diketahui memiliki hutang pada klien tersebut. Dia mengaku sedang menelepon istrinya
Sherlock Holmes berhasil menangkap pelakunya berdasarkan pesan kematian korban, siapa dia?
Kasus kedelapan
Di sebuah hotel berlantai 4 telah ditemukan mayat Profesor Jacob. Detektif Sherlock Holmes diminta menyeidiki kasus tersebut.
Pengurus hotel berkata bahwa saat itu hotel sangat sepi hingga hanya ada 6 tamu yang menginap termasuk si profesor. Berikut nama kelima tamu lainnya: Nikita, Thomas, Julian, George, dan Juliet. Detektif holmes diantar Helen ke kamar yang di tempati korban, yaitu kamar 201. Mayat korban di temukan terbaring di lantai. Tetapi rupanya korban sempat menulis sesuatu di lantai kayu sebelum benar-benar mati
Pada baris pertama korban menggambar: sebuah segitiga - sebuah lingkaran dan sebuah segiempat
Pada baris kedua korban menulis; 10-21-12-9-1-14
Semenit kemudian Detektif Holmes menuju kamar pembunuh dan menangkapnya. Berapa nomer kamar tersangka dan siapakah dia?
Kasus kesembilan
Pantai Florida, ombak laut bergelombang dengan tenangnya. Tidak seperti kemarin dan lusa kemarin dimana terjadi badai yang hampir menenggelamkan sebuah kapal.Hari ini cuaca cerah dan sinar matahari lumayan terik.
Sherlock Holmes sedang berlibur disana bersama kerabatnya Mary dan dua anak Mary, John dan Belinda cilik. Sayang ketenangan mereka terusik karena terjadi serangkaian pencurian di hotel mereka tinggal di tepi pantai. Berhubung karena bantuan polisi yang dipanggil manajer hotel belum sampai, Sherlock Holmes mencoba membantunya. Si manajer stress berat karena mendapat komplain keras dari 5 tamu hotel yang kehilangan barang-barang berharga. Bisa hancur nama baik hotel tersebut kalau tidak segera menangkap pelakunya. Sherlock Holmes mencurigai 5 orang disana yang mempunyai catatan kriminil dan pernah berurusan dengan polisi.
Ini hasil wawancaranya:
Orang 1 : Saya tinggal di pondok + 1500m dari hotel. Saya sudah insyaf dan tidak suka berbuat kejahatan lagi.
Orang 2 : Saya sudah menjadi orang baik-baik dan tinggal di sebuah rumah dekat pantai + 3 km dari sini. Saya menjadi pelukis sekarang.
Orang 3 : Saya menjadi pelayan di hotel ini tapi saya sudah insyaf, jadi anda tidak boleh menuduh sembarangan.
Orang 4 : Saya sudah tiga hari berkemah dekat pantai dan tidak mendekati hotel itu. Itu dia kemah saya. Saya sudah insyaf, pak.
Orang 5 : Saya bekerja sebagai penyelamat pantai disini. Saya sudah menjadi orang baik-baik. Maaf, saya ada kerjaan.
Sesaat kemudian Sherlock Holmes berhasil mengetahui dan menangkap si pencuri itu. Ada satu kesalahan kecil yang diperbuat oleh pencuri yang mengaku sudah menjadi orang baik-baik itu.Liburan sekeluarga mereka pun menjadi lancar kembali.
Siapakah pencurinya??
Kasus keenam
Seorang pencuri profesional, melakukan aksinya di sebuah hotel yang sedang melakukan pameran. Dalam aksinya, ia selalu meninggalkan kartu remi King (K) untuk menandakan bahwa dilakukan oleh orang yang sama. Pada aksi kali ini, ternyata bukan hanya kartu remi yang ia tinggalkan, tapi juga sepucuk surat. Polisi pun memanggil Sherlock Holmes untuk menyelidiki kasus ini. Holmes pun membaca surat yang ditinggalkan pelaku.
"Aku adalah pencuri profesional yang selama ini kalian cari, memang tidak biasa aku meninggalkan sepucuk surat begini. tapi di surat ini aku menyatakan bahwa aku akan pensiun. Dua minggu lagi aku akan melaksanakan pencurian besar-besaran di suatu tempat. Aku ingin ada yang menghalangi aksiku. Aku akan memberi tahu di mana tapi itu tidak gratis
Aku akan memberitahu sebuah kodenya:
12151407151204041514
kuberi kalian clue: buang benda berharga disana
Selain itu aku memasang bom mekanik di sana, untuk menjinakannya kalian harus memasukan kode yaitu: benda yang telah kalian buang di atas
Dimana pencuri tersebut melakunan aksi berikutnya dan apa kode bomnya?
Kasus ketujuh
Sherlock Holmes kembali mendapat kasus terbunuhnya ahli kimia dari jerman pada saat pesta kebun di rumah Watson. Korban tertikan di perutnya, namun korban sempat meninggalkan Dying Message berupa angka 47. Setelah berbagai introgasi, ditetapkan 3 tersangka:
Orang 1, seorang juru masak pesta yang terampil menggunakan pisau, dia mengaku berada di dapur sepanjang hari
Orang 2: teman dekat korban, berpakaian rapih, dan memakai setelan jas warna perak, dia mengaku sedang bersantai sambil mengitari rumah
Orang 3: akuntan si ahli kimia, berpakaian tuxedo hitam, diketahui memiliki hutang pada klien tersebut. Dia mengaku sedang menelepon istrinya
Sherlock Holmes berhasil menangkap pelakunya berdasarkan pesan kematian korban, siapa dia?
Kasus kedelapan
Di sebuah hotel berlantai 4 telah ditemukan mayat Profesor Jacob. Detektif Sherlock Holmes diminta menyeidiki kasus tersebut.
Pengurus hotel berkata bahwa saat itu hotel sangat sepi hingga hanya ada 6 tamu yang menginap termasuk si profesor. Berikut nama kelima tamu lainnya: Nikita, Thomas, Julian, George, dan Juliet. Detektif holmes diantar Helen ke kamar yang di tempati korban, yaitu kamar 201. Mayat korban di temukan terbaring di lantai. Tetapi rupanya korban sempat menulis sesuatu di lantai kayu sebelum benar-benar mati
Pada baris pertama korban menggambar: sebuah segitiga - sebuah lingkaran dan sebuah segiempat
Pada baris kedua korban menulis; 10-21-12-9-1-14
Semenit kemudian Detektif Holmes menuju kamar pembunuh dan menangkapnya. Berapa nomer kamar tersangka dan siapakah dia?
Kasus kesembilan
Pantai Florida, ombak laut bergelombang dengan tenangnya. Tidak seperti kemarin dan lusa kemarin dimana terjadi badai yang hampir menenggelamkan sebuah kapal.Hari ini cuaca cerah dan sinar matahari lumayan terik.
Sherlock Holmes sedang berlibur disana bersama kerabatnya Mary dan dua anak Mary, John dan Belinda cilik. Sayang ketenangan mereka terusik karena terjadi serangkaian pencurian di hotel mereka tinggal di tepi pantai. Berhubung karena bantuan polisi yang dipanggil manajer hotel belum sampai, Sherlock Holmes mencoba membantunya. Si manajer stress berat karena mendapat komplain keras dari 5 tamu hotel yang kehilangan barang-barang berharga. Bisa hancur nama baik hotel tersebut kalau tidak segera menangkap pelakunya. Sherlock Holmes mencurigai 5 orang disana yang mempunyai catatan kriminil dan pernah berurusan dengan polisi.
Ini hasil wawancaranya:
Orang 1 : Saya tinggal di pondok + 1500m dari hotel. Saya sudah insyaf dan tidak suka berbuat kejahatan lagi.
Orang 2 : Saya sudah menjadi orang baik-baik dan tinggal di sebuah rumah dekat pantai + 3 km dari sini. Saya menjadi pelukis sekarang.
Orang 3 : Saya menjadi pelayan di hotel ini tapi saya sudah insyaf, jadi anda tidak boleh menuduh sembarangan.
Orang 4 : Saya sudah tiga hari berkemah dekat pantai dan tidak mendekati hotel itu. Itu dia kemah saya. Saya sudah insyaf, pak.
Orang 5 : Saya bekerja sebagai penyelamat pantai disini. Saya sudah menjadi orang baik-baik. Maaf, saya ada kerjaan.
Sesaat kemudian Sherlock Holmes berhasil mengetahui dan menangkap si pencuri itu. Ada satu kesalahan kecil yang diperbuat oleh pencuri yang mengaku sudah menjadi orang baik-baik itu.Liburan sekeluarga mereka pun menjadi lancar kembali.
Siapakah pencurinya??
Kasus kesepuluh
Pada hari berudara cukup panas itu, detektif Clayton mencoba untuk mendinginkan suhu tubuhnya, peluh membasahi keningnya. Setelah sekian lama, ia memutuskan untuk mengunjungi sebuah musium seni yang sedang menyelenggarakan ultahnya yang ke 143 tahun.
Menjelang malam, tiba2 terderngar sebuah keributan yang mengatakan bahwa seseorang telah terbunuh. Detektif Clayton pun bergegas menuju ke arah keributan.
Setibanya disana, ternyata polisi telah mendapat 4 orang tersangka yang memiliki motif yang cukup kuat untuk membunuh sang korban.
Berikut adalah hasil investigasi :
1. Tersangka pertama adalah Mendel Waschet, seorang sopir taksi langganan si korban berwarganegaraan Ukraina. Seringkali si korban mabuk dan muntah di mobil taksinya, bahkan ia sering tidak membayarnya. Ia mengaku samasekali tak menemui si korban hari ini.
2. Tersangka kedua adalah Monica Mallucy Montserrat, asisten si korban berkewarganegaraan Amerika-Austria. Monica seringkali mendapat perlakuan tidak senonoh dari atasannya tersebut, bahkan ia pernah hampir diperkosa olehnya. Ia mengaku terus mengikuti korban sampai jam makan siang.
3. Tersangka Ketiga adalah Belluga Ocean Wendell, seorang mantan prajurit berkebangsaan Amerika-Inggris. Karena terlilit hutang dengan si korban,sebilah pedang pemberian ratu Inggris terdahulu miliknya dijual oleh si korban dan dianggap sebagai pengganti hutang. Ia mengaku sempat melihat korban menuju toilet pagi ini.
4. Tersangka keempat adalah Wahidno Zagger, seorang office-boy berdarah blasteran Indo-Amerika. Ia Seringkali mendapat perlakuan kasar dari si korban. Ia mengaku melihat korban mondar-mandir dari ruangannya menuju ruang bagian persenjataan.
Selesai mengorek informasi mengenai tersangka, Detektif Clayton menuju ke TKP. Sesampainya disana, ia mengamati dan mencari informasi mengenai si korban. Berikut adalah data diri si korban :
Korban bernama Wendell Moch, seorang warga negara Jerman. Ia adalah kepala musium yang sudah menjabat selama 4 tahun. Berkelakuan kurang baik, sehingga tak sedikit orang membencinya. Seorang Alkoholik dan kasar. Amat hobi Geografi, Golf, dan Feng Shui
Detektif Clayton menghela nafas, lalu mulai mengelilingi TKP. Disana ia menemukan beberapa keganjilan mengenai posisi kematian si korban, antara lain :
- Korban meninggal dengan sebuah belati bergagang emas menancap di dadanya, sepertinya belati tersebut diambil dari musium itu sendiri.
- Korban meninggal dengan memegang tag namanya dengan tangan kanannya
- Tangan kiri korban membentuk angka 2 dan jatuh tepat diatas genangan air dari sebuah akuarium yang telah pecah akibat tertarik.
Detektif Clayton tersenyum, ia telah berhasil memecahkan kasus ini. Ia pun mencari inspektur untuk membeberkan segala kebenaran. Siapakah pelakunya ?
Kasus kesebelas
Seorang bangsawan, Lester Francus meninggal dibunuh di kamar rumahnya. Setelah polisi datang dan melakukan penyelidikan, ternyata polisi menemukan surat ancaman yang ditunjukan kepada Lester.
Isi suratnya:
"Kau mau jiwamua selamat? serahkan seluruh hartamu pada ku"
Surat itu ditulis dengan kompute sehingga tidak tahu siapa yang menulisnya.
Setelah mengintrogasi orang-orang yang ada dalam rumah, polisi menetapkan 4 orang sebagai tersangka
1. L Francus, keponakan korban
2. Jonson Francus, keponakan korban
3. Kira Francus, istri korban
4. Nate Francus, anak kandung
Keempat tersangka tersebut mempunyai motif kuat untuk membunuh pelaku
- L, selalu dicaci maki oleh L karena sering meminjam uang untuk bermain poker
- Jonson, mempunyai koleksi Jersey bola Arsenal. Tapi koleksinya selalu direndahkan oleh Lester
- Kira, penggemar angka 12. Dia banyak menaruh poster bergambar angka 12 di kamarnya
- Nate, yang ahli matematika. Tapi ayahnya sangat pelit terhadapnya
Sherlock Holmes yang dipanggil polisi lalu memeriksa tempat kejadian. Di samping mayat si korban sempat menuliskan sebuah angka:
0 12 0 6 0 2 05
12 0 6
12 2 12 0 2 0 5 0 6
9 3 12 9
Korban juga memegang jam tangan miliknya. Sherlock Holmes dapat dengan mudah memecahkannya dan menangkap pelakunya. Siapa dia?
Bagi readers yang udah tau jawaban dari kasus-kasus di atas langsung jawab aja di kolom komentar
Bonus
Kasus Detektif Buatanku Sendiri
Kasus di atas beberapa udah ada di internet. Tapi khusus buat readers aku buatin kasus detektif yang baru
Berikut beberapa kasus detektif buatanku yang udah aku namain sendiri kasusnya. Kasusnya berupa 2 kasus pencurian dan 2 kasus pembunuhan. Bagi para readers yang udah tau jawabannya langsung aja jawab di komentar.
Kasus Pencurian Rumah Andrew Newway
Pengusaha Andrew Newway sedang mengajak rekan bisnisnya untuk melakukan pertemuan dan pesta di tepi kolam yang ada di belakang rumahnya di London, Inggris. Mereka mengajak melakukan diskusi terlebih dahulu di ruang pertemuan pada jam 12:05.
Setelah diskusi selesai pada jam 12:30, beberapa rekannya ke tepi kolam untuk berpesta. Tapi pada jam 13:00 ada yang tidak beres. Brankas milik Andrew dibobol oleh seseorang. Dia pun memanggil Sherlock Holmes untuk menyelidikinya
"Saya sempat ke barankas yang terletak di ruang pribadi saya pada jam 12:40, tapi pada saat jam 13:00 saya kesini lagi, brankas saya sudah terbuka". Berikut pengakuan rekan-rekan bisnis korban yang ia lakukan pada saat itu
Walter Stride dari Washington DC, dia mengaku sedang berpesta di tepi kolam
Hiroshi dari Tokyo, dia mengaku sedang ke toilet pada saat itu
Jaffar Al Afar dari Abu Dhabi, dia mengaku sedang berkeliling rumah sang pengusaha
Li Sin Dan dari Beijing, dia mengaku sedang ke dapur mengambil makanan
Sherlock Holmes menuju ke ruang pribadi Andrew pada jam 14:00. Di sana ia melihat sendiri brankas telah terbuka dan isinya kosong. Tidak ada sidik jari sama sekali. Mungkin sang pelaku sudah merencanakan ini sebelumnya.
Di lantai ia melihat sebuah jam tangan yang masih menyala dan menunjukan waktu 22:00. Lalu Holmes menanyai Andrew. "Saya tidak tau jam siapa ini, karena pada saat pertemuan tadi, rekan-rekan saya memakai jas tengan lengan panjang sepanjang pergelangan tangan
Mungkin jam ini jatuh dari kantong si pelaku pada saat ia melakukan asksinya
Kemudian Sherlock Holmes tersenyum lebar. Memang ia tidak tahu siapa pemilik jam ini, tapi dari jam ini dia tahu siapa pelakunya. Siapakah dia...?
Kasus Pembobolan Swalayan Mr. Ronald
Siang hari, Sherlock Holmes sedang berbelanja ke swalayan yang tidak terlalu besar. Memang harga yang ditawarkan biasa saja tapi swalayan itu punya temannya yaitu Ronald Thompson.
Begitu sampai disana Holmes langsung kaget karena Ronald bilang bahwa tokonya baru saja dibobol. Sang pembobol mematikan aliran listrik ke toko itu sehingga mematikan kamera pengawas.
Polisi langsung datang ke tempat kejadian setelah mendapat laporan Ronald. Ruang pribadi Ronald yang menjadi sasarannya. Benda-benda berantakan seperti buku, papan diskon, meja kerja.
Uang yang ada di meja kerja yang ingin dimasukan ke brankas hilang
Ada beberapa orang yang berbelanja yang dicurigai sebagai pelaku
Sherlock Holmes mengintrogasi mereka satu per satu
Ted, seorang tukang lisrik: "Saya belanja kesini untuk membeli makanan ringan dan beberapa dus susu"
Jade, punya catatan kriminal karena berusaha mencuri Hand phone di Mall: "Saya kesini hanya untuk melihat-lihat"
Angeline, diketahui pernah melanggar lalu lintas karena mengemudi dengan keadaan mabuk: "Sabun, pasta gigi dan deodoran saya habis, jadi saya belanja kesini, karena harganya lebih murah"
Benyamin, seorang tukang kunci, pernah mencoba membobol toko perhiasan 3 tahun lalu: " Saya baru ke sini setengah jam lalu, maaf saya ada urusan, harus pergi sekarang"
Sherlock Holmes tersenyum dan langsung menangkap pelakunya. Siapa dia?
Kasus Pembunuhan Agustin Brand
Sherlock Holmes sedang bersantai sambil minum teh. Tiba-tiba teleponnya berdering. Opsir polisi meneleponnya karena telah terjadi pembunuhan. Sherlock Holmes langsung berangkat menuju tempat yang ditunjuk.
Di sana, ia langsung mengamati TKP. Korban Agustin Brand (35 tahun) dibunuh di apartemennya dengan pisau menusuk di dada kirinya. Di sampingnya ditemukan sebuah hand phone nokia 3310.
Dalam hp tersebut Holmes menemukan bahwa korban ingin menelepon seseorang. Tapi nomer yang ingin di telepon korban aneh, yaitu 22777336632.
Beberapa orang kerabat dan teman dekat korban yang dicurigai sebagai tersangka:
Brenda (33 tahun) teman korban satu apartemen tapi berbeda lantai. Dia diketahui mempunyai utang dengan korban.
Jonathan (34 tahun) teman satu kerjaan. Korban pernah meminjam uang dan belum dikembalikan sampai sekarang.
Mike (32 tahun) saudara korban. Pernah dihina oleh korban. Mike menelepon korban 30 menit sebelum kematiannya.
Susi (32 tahun) teman SD korban. Kamarnya bersebelahan dengan korban. Pernah di sakiti hatinya oleh Agustin.
Setelah diteliti nomer yang ada di hp korban bukanlah nomer telepon. Holmes langsung bisa menebak siapa pelakunya...
Kasus Pembunuhan Mahasiswa Kyle Stenberg
Seorang mahasiswa Kyle Stenberg (25 tahun asal inggris) terbunuh dengan kondisi tertusuk di bagian perut. Orang tua korban berdatangan ke tempat kosnya. Sherlock Holmes yang menangani kasus tersebut langsung pergi ke TKP.
Holmes mencurigai teman dekat korban yang berpotensi sebagai tersangka. Korban punya banyak teman yang berasal dari berbagai negara
Stallin (mahasiswa dari Rusia), punya masalah dengan korban satu minggu lalu
Jenifer (mahasiswa asal Amerika), pacar korban. Dia sedang bertengkar dengan korban akhir-akhir ini
Khan (mahasiswa asal India), korban berhutang banyak dengannya
Takeda (mahasiswa asal jepang), kesal dengan korban karena mengejek didepan pacarnya
Sherlock Holmes melihat ada yang janggal di TKP. Tempat tersebut berantakan dan disamping korban terdapat banyak kartu bergambar benda-benda. Keluarga korban tidak menyangkal bahwa anaknya sering memainkan permainan menyocokan gambar yang sama.
Katanya untuk melatih memori. Holmes melihat tangan korban. Ia memegang kartu bergambar pelangi dan bergambar hujan yang sudah di sobek.
Holmes langsung tau pelakunya dari pesan kematian korban. Siapa dia...?
Selamat menganalisis...
See Another Entry Anytime

Kasus pertama pelaku orang ketiga
ReplyDelete5 april 2010 itu hari senin. 22 jam sebelum 5 april 2010 adalah jam 1 siang 4 april 2010 yang merupakan hari minggu
Jawaban Kasus Detektif Buatanku Sendiri
ReplyDelete1) 14:00 inggris = 22.00 beijing
Pelaku : Li Sin
2) Sherlock Holmes ==> "harga yang ditawarkan biasa saja"
Saksi ==> "saya belanja kesini, karena harganya lebih murah"
Pelaku : Angeline
3) 22777336632 = keypad hp candybar
Pelaku : Brenda
4) Hujan = RAIN (inggris)
(R)usia
(A)merika
(I)nggris
(J)epang <== ???
Pelaku : Takeda
Bravo
ReplyDeleteTeka-teki bikinanku kejawab semua
Tapi kasus keemat pelakunya betul tapi cara pemecahannya agak salah
Ingat cluenya kartu bergambar pelangi dan bergambar hujan yang disobek
Ah, mungkin karena hbis ada hujan ada pelangi. Pelangi di sebab kan apa? Matahari... Jepang itu Matahari terbit bukan?
Delete4. hujan+matahari = pelangi
ReplyDeletematahari adalah ciri khas negara jepang
jawabannya Takeda
kasus kelima:
ReplyDeletepelakunya adalah sweetheart.
huruf awal: S-W-E-E-T
huruf akhir: h-e-a-r-t
kasus kedelapan:
segitiga, sudut: 3
lingkaran, sudut:0
segiempat, sudut: 4
10 = J
21 = U
12 = L
9 = I
1 = A
14 = N
pelakunya adalah julian, kamar no. 304.
kasus kesembilan:
ReplyDeleteorang 4 hebat.
bisa kemah di pantai, padahal ada badai disana.
kasus keenam:
masih dengan sandi angka.
12 = L
15 = O
14 = N
07 = G
15 = O
12 = L
04 = D
04 = D
15 = O
14 = N
buang yang berharga: kata "GOLD"
tempat: LONDON
kode: GOLD.
Kasus 7
ReplyDeletepelakuny teman korban
47 itu perak di tabel periodik
kasus andre newway, pelakunya yang dari beijing karena perbedaan waktu london ama beijing 8 jam
ReplyDeletekasus no 3 jawabannya dong bro?
ReplyDeleteYang no 3,first V itu maksudnya nama orangnya awalnya V.Yang Seconĸ Asdfghjk,kita lihat kode qwerty.Kalo di keyboard qwerty,gaada huruf l di kata asdfghjk itu.Berarti awalannya v dan l berarti vlandimir
ReplyDeleteKasus no. 10 Jawabannya Belluga Ocean Wendell.
ReplyDeletekasus ke 11, kira
ReplyDeletekorban ngasih angka
trus megang jam tangan
angka2 itu adalah angka di jam tangan
0 adalah titik poros jarum jam
ikutin angka angka itu, angka itu bakal ngebentuk huruf KIRA
Kasus Pencurian Rumah Andrew Newway
ReplyDeleteLi Sin Dan dari Beijing
holmes menuju ruang itu jam 14.00 tapi menemukan arloji dengan jam 22.00. jam 14.00 ke jam 22.00 berjarak 8 jam
london GMT 0
beijing GMT +8